Malam ini seharusnya aku berkutat dengan file yang harus kupelajari untuk post test hari esok, tapi file nya terlalu banyak untuk sekedar aku baca sekilas, jadi terpikirkan untuk menulis saja.
Aku baik, lingkunganku baik, dan yang terpenting suasana hatiku baik. Aku masih seperti biasanya tak berbeda kurasa. Aku pikir sosok seusiaku harus segera memikirkan hal ini sekarang, tapi aku memilih tak mau karena sadar akan prioritas hidup yang tak sefairytale itu. Bukan aku tidak senang dengan fase orang lain, namun terkadang dibenakku terlalu banyak pikiran menyambar kenapa kenapa? Tidak bisakah aku hanya memikirkan diriku sendiri sekarang? Btw aku sudah berhasil menjauh dan memulai kehidupanku sendiri. yaps cita-citaku adalah bisa menata kehidupanku sendiri, terdengar egois tapi percayalah aku berjuang setengah mati untuk apa yang aku raih sekarang. Back to the topic 'itu'. Aku merasa masih belum siap untuk membangun percaya pada orang lain, mungkin terlebih pada diriku sendiri. Aku menilai fase itu adalah fase yang harus bisa kupertanggung jawabkan seumur hidup jadi aku sangat malas melaluinya karena rasa tanggung jawab.
Aku masih merasa harus asik sendiri dengan duniaku, bermain dan belajar sendiri. Lucunya setiap aku berusaha menyukai seseorang, aku seperti merasa dejavu dan selalu berpikir ahh sesuatu seperti itu akan cepat berakhir dan aku terlalu malas untuk memulai kembali. Namun kabar baiknya, energi ketika menyukai seseorang ini bisa membuatku bersemangat hehe..
yaps benar aku sedang menyukai seseorang untuk saat ini. Di ekspektasiku dia cukup pintar dan bertanggung jawab tapi ntah aku belum pernah benar-benar dekat. Dia memiliki hobi yang sama dengan Jae, itu yang sebatas kutau. Well i think it just temporary feeling yang ga sengaja and someday i think the feeling will be past and i'll be ok then. Oh ya he is not the part of all circle that i have before so yah my friends wouldn't know him personally wkwk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar